Menciptakan Bakalan Bonsai

Kebanyakan orang mendapatkan bakalan bonsai dari alam. Sejatinya, bakalan bonsai dapat diciptakan sendiri. Meskipun demikian, bakalan bonsai yang diciptakan sendiri membutuhkan ketelatenan dan ketekunan  dalam pemeliharaannya. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk membentuknya tidaklah sebentar, tidak cukup dalam hitungan bulan.

Oleh sebab itu, kebanyakan orang memang memilih bakalan bonsai dari alam karena praktis dan tinggal membentuk saja. Meskipun demikian, bakalan bonsai sebenarnya bisa diciptakan melalui berbagai teknik penciptaan. Diantara teknik penciptaan tersebut adalah pembibitan dari biji, stek, cangkok, okulasi dan enten yang akan saya uraikan sebagai berikut.

Teknik pembibitan biji

Pembibitan dari biji adalah salah satu teknik untuk menciptakan bonsai. Bakalan bonsai yang dapat diperoleh dengan cara pembibitan biji antara lain adalah tanaman kemuning, delima, asam, jambu biji, cemara dan sawo.

Pembibitan dari biji akan menjadikan tanaman tumbuh sebagaimana normalnya. Namun, setelah tumbuh tanaman dari pembibitan biji ini dapat digunakan untuk menciptakan bonsai dengan cara vegetatif misalnya setek, cangkok dan enten.

Teknik ini merupakan cara yang baik karena kita tidak perlu merusak alam atau mengambil tanaman dari alam. Meskipun demikian, pembibitan dari biji memerlukan waktu yang sangat lama dan belum tentu memperoleh tanaman yang baik. Jika kita tidak sanggup membibit dari biji, maka kita bisa membeli dari petani pembibitan bonsai.

Teknik Stek

Penyetekan atau stek adalah teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan suatu perlakuan pemisahan atau pemotongan bagian tanaman, baik batang, akar, daun ataupun tunas untuk ditumbuhkan menjadi tanaman baru. Jenis tanaman yang bisa distek untuk dijadikan bakalan bonsai yaitu sawo, jambu biji, jeruk, durian, delima dan lain sebagainya.

Ada 3 jenis teknik penyetekan, yaitu sebagai berikut

  1. Stek lunak
    Stek lunak adalah teknik penyetekan dengan bahan stek yang belum berkayu. Bagian yang diambil dalam penyetekan ini berupa pucuk ranting atau cabang yang masih muda dan masih dalam masa pertumbuhan.
  2. Stek setengah lunak
    Stek setengah lunak adalah teknik penyetekan pada bagian tanaman yang belum berkayu. Bagian yang diambil dalam penyetekan ini adalah ranting atau cabang yang pertumbuhannya sudah terhenti dan batang serta daunnya mulai menua.
  3. Stek keras
    Stek keras adalah teknik penyetekan pada bagian tanaman yang berasal dari dahan yang sudah bermur sekitar setahun lebih

(Baca Juga : Bonsai Juara Dunia Beserta Gambarnya)

Teknik Cangkok

Pencangkokan adalah salah satu teknik pembiakan tanaman. Pencangkokan bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan induknya. Pohon asem, sawo, beringin dan jambu biji dapat diperlakukan dengan teknik ini.

Teknik pencangkokan banyak digunakan dalam menciptakan bakalan bonsai karena akar tanaman lebih cepat tumbuh. Bagian tanaman yang akan dicangkok merupakan dahan tanaman yang sudah berkayu dan kulitnya mudah mengelupas. Teknik mencangkok dilakukan dengan cara menguliti hingga bersih dan menghilangkan kambium. Kemudian dipindahkan ke media lain ketika akar sudah tumbuh.

Teknik Okulasi

Kualitas tanaman yang buruk dapat diatasi dengan teknik okulasi, yaitu dengan cara vegetatif buatan. Caranya dengan menempelkan mata tunas dari tanaman yang unggul ke batang tanaman lain yang dianggap kualitasnya buruk.

Bagian tanaman yang diokulasi terdiri dari batang atas dan batang bawah. batang bawah merupakan tanaman dari biji yang disebut juga sebagai pohon induk, sedangkan batang atas atau mata tunas merupakan pohon penghasil entris yang berupa ranting yang diambil dari mata tunasnya.

(Baca Juga : Bonsai Gaya Air Terjun dan Gambarnya)

Tanaman yang dapat dijadikan batang bawah adalah tanaman yang sudah berumur di atas satu tahun. Sementara itu, bagian tanaman yang dijadikan batang atas adalah ranting yang tampak agak tua, bentuknya agak bulat warnanya agak keabu abuan dan kulitnya mudah terlepas dari kayunya.

Menciptakan tanaman bonsai memiliki tantangan tersendiri. Dari bakalan yang akan dijadikan tanamn bonsai saja, kita sudah melihat sesuatu yang menantang untuk kita taklukkan. Dari 4 teknik yang telah diuraikan dia atas teknik pembibitan dari biji yang memiliki tantangan paling besar, namun hasilnya bisa menakjubkan mata. namun, semua itu terserah kita mau pilih teknik yang mana untuk menciptakan bakalan bonsai.

Related Posts

Add Comment