Mengenali Jenis Tanaman Sikas

Paling tidak ada 12 jenis tanaman sikas yang dijadikan sebagai tanaman hias. Berdasarkan sifat pertumbuhannya, ada jenis tanaman sikas yang pertumbuhannya lambat, ada yang sedang, ada pula yang cepat. Dengan ukuran dan sifat pertumbuhan yang berbeda ini, sikas dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu kerdil, sedang dan bongsor.

Kelompok yang pertama ialah jenis sikas yang kerdil dan kurang cocok jika ditanaman di halaman yang luas. Si cantik ini akan lebih asri jika diletakkan dalam pot di pojok teras. Lagi pula, pertumbuhannya lambat sehingga kita bisa puas memandangnya. Jika sikas yang berukuran kerdil ini sudah tua dan beranak pinak bisa dipindahkan di halaman. Tetapi tentu saja anak anaknya tetap ditaruh pada pot. Jenis yang termasuk golongan ini misalnya Cycas siamensis dan Cycas revoluta.

Lain lagi dengan jenis tanaman sikas yang berukuran bongsor, kelompok sikas yang bongsor ini tidak pantas diletakkan di dalam rumah. Sikas jenis ini senang sinar matahari langsung sehingga jika ditanam di halaman maka sikas akan bebas mengembangkan daunnya yang panjang dan lebar itu. Yang termasuk kelompok ini diantaranya adalah jenis Cycas rumphii dan Cycas media.

Sedang yang berukuran sedang, masih lebih cocok untuk di tanam dalam pot. Kelompok ini tidak bongsor tetapi tidak juga kerdil. Bila dipotkan tentu saja ukuran pot harus besar karena tingggi tanamannya bisa mencapai dua meter. Sikas golongan menengah ini sangat cocok mengisi dekorasi di ruangan besar, misalnya di ruang bandar udara atau ruang tunggu stasiun, teras balai pertemuan dan lain lain. Selain itu, juga bisa ditanam di taman yang kecil agar kehadirannya tetap “terasa” dan tidak “tertelan” tanaman lain.

Memang, tanaman hias berdaun indah yang satu ini cukup banyak jenisnya. Dan masing masing memiliki kecantikan dan pesona yang beraneka ragam. Satu jenis diantaranya yang memang terkenal cantik dan selangit harganya adalah Cycas revoluta. Pohon sikas yang tingginya cuman 30 cm ini harganya paling murah sekitar 300 ribu rupiah. Sedangkan yang sudah besar bisa mencapai lebih dari 10 juta rupiah. Belum lagi bila ia memiliki bentuk batang yang unik, makin mahal harganya. Beberapa jenis tanaman sikas yang cantik dan unik lainnya, kami sajikan dibawah ini.

Cycas revoluta

Jenis tanaman sikas ini dikenal sebagai sikas jepang dan merupakan pohon sikas termahal. Hal yang paling menonjol dari tanaman ini adalah bentuknya sangat simetris dimana batang menyangga daun hijau tua yang berbentuk seperti mahkota. Daunnya memiliki diameter sekitar 20 cm dan batangnya tumbuh lambat tetapi seiring berjalannya waktu batang jenis sikas ini dapat tumbuh hingga 6 – 7 m. Karena keindahannnya ini lah mengapa tanaman sikas jepang ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Cycas rumphii

Tanaman sikas ini lebih terkenal dengan nama pakis haji dan merupakan tanaman asli Indonesia yang tentunya sudah akrab sebagai penghias pekarangan serta taman asri. Pakis haji ini tergolong jenis bongsor, dapat tumbuh tinggi mencapai 6 m. Batangnya tumbuh tunggal, berbentuk silinder, berwarna abu abu dan tertutup oleh pangkal pangkal tangkai daun yang tetap tertinggal setelah gugur daun.

Daunnya mengembang panjang, berbentuk seperti sirip yang panjangnya sekitar 1,5 – 3 m. Sirip daunnya lebih jarang dan teksturnya agak kasar daripada sikas jepang. Tangkai daun tumpul, bersudut tiga dan berduri kecil. Helaian anak daun berwarna hijau tua pcat, berbentuk lanset meruncing ujungnya, tipis dan licin.

Cycas circinalis

Tanaman sikas yang satu ini dikenal dengan sebutan Fern Palm oleh orang orang barat. Sosoknya mirip dengan palem, batangnya berbentuk silinder. Meskipun pertumbuhannya lambat, batangnya dapat tumbuh tinggi mecpai sekitar 3,5 m dan biasanya tidak bercabang dengan penyangga mahkota yang berbentuk roset. Warna daun hijau mengkilap dan batang tertutup rapat oleh pangkal pangkal tangkai daun.

Cycas media

Jenis tanaman sikas ini tergolong paling tinggi dibanding jenis yang lainnya. Tingginya dapat mencapai sekitar 9 m. Tanaman ini berasal dari australia dan oleh karena itu disebut sebagai Australian Nut Palm. Tanaman ini mempunyai batang berberbentuk silinder, tumbuhnya tunggal dengan penyangga mahkota berbentuk roset yang bagus sekali.

Daunnya menyirip, lebih pendek daripada Cycas circinnalis yaiu panjangnya sekitar 1 m. Anak daun lurus menyempit dan ujunnya tajam bagai duri. Jumlah anak sekitar 20 – 120 lembar. Tangkai daun datar d bagian permukaan atas dan cembung di bagian permukaan bawah. Tangkai daun ini berduri pendek sampai separo tangkai daun. Kuncup daun yang belum mekar diselumuti bulu bulu halus berwarna seperti karat. Setelah mekar menjadi keras dan permukaanya licin. Bijinya berbentuk bulat, panjangnya sekitar 25 – 40 cm. Jenis tanaman sikas yang tergolong bongsor ini lebih cocok di tanaman di halaman atau taman asri yang luas.

Cycas siamensis

Jenis tanaman sikas yang satu ini tergolong kerdil, Cycas siamensis mudah dikenali dari bentuk batangnya yang membengkak tebal di bagian dasar dan makin ke atas membentuk silinder atau bulat memanjang, mirip tanaman Desylirion. Tinggi batangnya hanya sekitar 30 –  150 cm, tertutup oleh pangkal pangkal tangkai daun yang sudah tua atau mati.

Panjang daunnya sekitar 60 – 120 cm, kaku dan memencar. Kuncup daun yang baru mekar berbulu halus. Warna daun hijau mengkilap di permukaan atas dan hijau pucat d permukaan bawah. Anak daun jumlahnya sekitar 40 – 100 helai, menjulur ke bawah berbentuk lanset sepanjang 50 – 200 cm.

Cycas pectinata

Sosoknya mirip palem, pada habitat asalnya hutan tanaman ini dapat tumbuh mencapai 4 meter bahkan lebih. Batangnya tidak membengkak di bagian dasar, namun tumbuh lurus memberikan kesan langsing. Daunnya tumbuh menanjak ke atas, panjangnya sekitar 1,5 – 2 m. Susunan anak daun menyirip denga anak daun berbentuk pita lurus, sempit dan meruncing ujungnya.

Helaian daun buah berbentuk bundar tertutup rapat oleh bulu bulu halus. Bunga jantan berbentuk silinder sampai bulat panang. Bijinya berbentuk bulat telur dan berukuran 40 cm panjangnya. Tanaman ini merupakan tanaman yang berasal dari India.

Cycas micholitzii

Jenis tanaman sikas satu ini memiliki batanng berbentuk silinder, tinggiinya sekitar 2 – 6 m. Batangnya membengkak, tebal di bagian dasar, licin dan berwarna cokelat kemerahan. Daunnya menyirip membentang sepanjang 2 – 4 m yang ditopang oleh sebuah tangkai daun yang pendek, besar dan berduri. Anak daun berbentuk lurus lanset, sempit, meruncing ujungnya. Panjangnya sekitar 2 – 3 meter.

Kuncup daun yang baru mekar berwarna hijau muda dan setelah menjadi tua berwarna hijau tua, licin dan tepi tepi daunnya bergelombang. Tanaman ini berasal dari Annam dan ditemukan tahun 1905.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *