Panduan Pemberian Pakan Sapi Perah

30 views

pakan sapi perahPada umumnya, pakan sapi perah terdiri dari hjau-hijauan dan konsentrat. Pakan hijau-hjauan merupakan pakan utama bagi sapi perah. Pemberiannya dapat dilakukan dalam bentuk dedaunan atau boleh juga campuran daun, bunga dan ranting yang masih muda dari tanaman sejenis rumput dan kacang-kacangan. Berikan hijau-hjauan ini dalam bentuk segar. Kebutuhan pakan sapi perah dibedakan untuk sapi yang sedang menyusi dan tidak menyusui.

Pakan Sapi Perah Menyusui

Sapi perah dalam masa menyusui ini membutuhkan makanan yang lebih banyak dari biasanya. Hal itu dikarenakan selain untuk kebtuhan sehari-hari, ia membutuhkan makanan untuk memproduksi susunya. Jumlah pakan ini sangat mempengaruhi jumlah air susu yang dihasilkan sapi perah tersebut. Selain itu, serat dalam pakan yang diberikan menentukan kualitas air susu yang dihasilkan. Kualitas ini ditentukan oleh kadar lemak yang ada di dalamnya.

Menurut ahli biologi lulusan UGM, Adi Nugroho, pakan sapi perah yang baik adalah rumput benggala atau rumput gajah. Hal tersebut dikarenakan didalam jenis rumput ini telah terkandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan sapi seperti protein, lemak, serat dan mineral-mineral.

Agar menghasilkan air susu yang banyak maka sapi perah diberikan rumput dalam jumlah cukup banyak, yaitu sekitar 15% dari berat badan sapi. Jika rumput susah didapatkan di lingkungan sekitar anda, bisa juga dngan memberikan rumput sebanyak 10% dari berat badan ditambah konsentrat sebanyak 1% dari berat badan sapi. Hanya saja, secara finansial pemberian rumput saja lebih memberikan keuntungan secara materi bagi peternak. Hal ini dikarenakan harga rumput lebih murah jika dibandingkan harga pakan penguat atau konsentrat.

Untuk menghemat biaya, anda juga bisa menanam sendiri rumput gajah di pekarangan rumah anda. Jenis rumput ini tidak membutuhkan perawatan yang sulit dan cepat tumbuh. Dalam waktu 3 bulan setelah di tanam dan tanpa pemberian tambahan pupuk, jenis rumput ini tingginya sudah dapat mencapai 2 meter.

Dari pengalaman beberapa peternak yang membudidayakan rumput gajah ini, menurut mereka setelah panen pertama maka rumput gajah dapat di panen setiap 2 minggu sekali. Tanah dengan luas 50 m² yang sudah cukup digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian 1 ekor sapi dewasa. Hal ini tentu dapt menghemat biaya dan tenaga yang dibutuhkan peternak untuk mencari pakan sapi, apalagi di kondisi saat ini dimana mencari rumput liar cukup sulit karena tanah kosong telah banyak yang berubah menjadi perumahan.

Pakan Sapi Tidak Menyusui

Untuk menghemat biaya, sapi yang tidak menyusui cukup diberi pakan untuk kehidupan semata. Jumlahnya dsesuaikan dengan berat badan dan kondisi sapi yang anda pelihara, sapi yang badannya besar diberi pakan lebih banyak daripada yang berbadan kecil.

Kebutuhan hijau-hijauan seekor sapi bergantung pada kualitas pakan, berat badan, umur serta keadaan sapi yang dipelihara. Umumnya, untuk sapi sehat kebutuhan pakan per harinya sebanyak 10%% dari berat badan. Pakan hijau-hjauan ini diberikan sedkit demi sedikit, sekitar 3-4 kali per hari sehingga sapi mempunyai waktu untuk istirahat dan kesempatan memamah makanan yang masuk ke mulutnya.

Sebaiknya, pemberian pakan sapi perah ini diberikan lebih banyak dari kebutuhan, karena selalu ada dari pakan yang diberikan terbuang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *