Pembuatan Media Budidaya Cacing Tanah

10 views

media budidaya cacing tanahHamir semua jenis cacing tanah menyukai bahan organik yang mudah membusuk. Bahan organik yang layak digunakan sebagai bahan pembuatan media budidaya cacing tanah adalah batang pisang, jerami padi, eceng gondok, serbuk gergaji, rumput, sekam padi, sampah pasar, sampah rumah tangga, kotoran ternak, kompos, bahan daging dan lemak hewan yang sedang membusuk. Semua kotoran ternak, terutama yang sudah dingin dapat digunakan untuk media yang langsung dapat berfungsi sebagai pakan cacing tanah.

Syarat Bahan Media Cacing Tanah

Bahan organik yang digunakan sebagai bahan pembuatan media cacing tanah harus memenuhi persyaratan berikut ini :

  1. Mempunyai daya serap yang tinggi untuk menahan air.
  2. Bersifat gembur dan tidak mudah menjadi padat
  3. Mudah terurai atau terdekomposisi
  4. Tidak mengandung tanah permukaan
  5. Berfungsi sebagai pakan cacing tanah
  6. Tidak mengandung senyawa tanin (alkaloid)
  7. Tidak mengandung minyak atsiri yang berbau tajam

Bahan organik yang mengandung tanin, minyak atsiri berbau tajam, misalnya daun akasia, daun jeruk, daun mentol, daun cengkeh dan rumput yang memiliki jaringan akar tebal tidak disukai oleh cacing tanah. Bahan-bahan tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk pembuatan media cacing tanah.

Proses Pembuatan Media

Media budidaya cacing tanah dibuat pada awal budidaya saja. Bila wirausaha cacing sudah berlangsung secara sinabung, media cacing tanah berikutnya dapat menggunakan kascis dari wadah yang lama. Media ini sering disebut sarang cacing tanah. Media cacing tanah dapat dibuat bervariasi susunan atau komposisi bahan bakunya, disesuaikan dengan tersedianya bahan organik dan kondisi lingkungan setempat. Tata cara membuat media cacing tanah adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan bahan organik yang mudah didapat di daerah (lingkungan) setempat.
  2. Potong-potong bahan organik tersebut sepanjang 2 – 3 cm, terutama bahan organik yang berukuran panjang, misalnya batang pisang dan jerami jadi.
  3. Masukkan atau tampung semua bahan organik tadi, kecuali kotoran ternak ke dalam wadah yang berukuran cukup besar.
  4. Campurkan semua bahan tadi sambil diaduk-aduk dan ditambah air, lalu biarkan berfermentasi selama satu bulan. Pada minggu pertama dan kedua dilakukan pengadukan dua kali dalam seminggu. Selanjutnya pada minggu ketiga dan keempat hanya dilakukan sekali pengadukan.
  5. Campurkan bahan organik yang telah difermentasikan dengan kotoran ternak (70% : 30%). Artinya, bahan organik sebanyak 70% dan kotoran ternak sebayak 30%. Campuran tersebut diaduk hingga merata, kemudian ditempatkan pada drum plastik atau bak. Tutuplah bak tersebut dengan plastik dan biarkan selama 24 jam sambil dijaga agar tidak kering.
  6. Lakukan pengecekan media tadi dengan alat bantu termometer dan pH meter untuk mengetahui kelayakan media untuk digunakan sebagai habitat cacing tanah. Cara lain adalah dengan memasukkan cacing tanah ke dalam media tadi dan dibiarkan selama dua hari. Bila cacing tanah tersebut tetap sehat dan lincah, berarti media atau sarang tadi dapat digunakan untuk memulai budidaya cacing tanah.

Pengisian Media Cacing Tanah ke Wadah

Setelah selesai dibuat, media segera dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan cacing tanah. Tata cara pengisian media ke dalam wadah pemeliharaan cacing tanah adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan wadah atau tempat pemeliharaan cacing tanah, misalnya kotak plastik atau besek dari anyaman bambu yang dialasi dengan plastik.
  2. Isikan media ke dalam wadah setebal 15 – 20 cm sesuai dengan kapasitas wadah dan rencana jumlah atau bobot cacing tanah yang akan dibudidayakan pada wadah tersebut. Komposisi yang dianjurkan antara media dan cacing adalah 1 : 1. Dengan kata lain setiap 1 kg cacing tanah disediakan media sebanyak 1 kg. Dapat pula setiap wadah hanya diisi 250 – 500 g media asalkan perbandingannya tepat.
  3. Simpan wadah pemeliharaan cacing tanah yang telah diisi tadi di tempat yang terlindungi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *