Pengendalian Hama Thrips (Kutu Wereng) Pada Tanaman Cabe

Hama Thrips (Kutu Wereng)Pengendalian Hama Thrips (Kutu Wereng) Pada Tanaman Cabe

Klasifikasi Thrips

Kingdom : Animalia
Filum :   Arthropoda
Kelas :   Insecta
Ordo :   Thysanoptera
Famili  : Thripidae
Genus: Thrips

Mengenal Thrips

Thrips ( Thrips palmi atau Thrips Tabaci) dikenal juga sebagai kutu wereng atau kutu bereng. Hama ini menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan yang ada di dalam tanaman. Akibatnya, bisa merusak sel sel yang ada yang ditandai dengan bercak bercak putih mengkilap pada daun tanaman karena adanya rongga daun yang kehilangan cairan. Bercak tersebut akan berubah menjadi kecoklat-coklatan selanjutnya daun akan mati secara perlahan.

Jika terjadi serangat berat, daun,pucuk serta tunas tunas baru akan mengeriting, mengulung ke dalam dan kadang pada daun timbul benjolan seperti tumor. Akibatnya pertumbuhan tunas akan berhenti dan tanaman cabe akan menjadi kerdil.

Cara Pengendalian Thrips

Bila di areal pertanaman sudah ada tanaman cabe yang diserang hama ini, sebaiknya tanaman tersebut dibongkar dan dimusnahkan. Hal ini dilakukan hanya untuk menghindari penyebarannya pada tanaman lain yang masih sehat. Secara umum pengendalian hama Thrips (kutu wereng) adalah sebagai berikut

a. Penggiliran tanaman dengan yang bukan tanaman bawang, tomat, waluh dan jenis tanaman memanjat.
b. Pembersihan lahan
c. Pemasangan perangkap kertas kuning atau boleh juga dicoba dengan pemasangan perangkap warna putih – biru.
d. Penyemprotan insektisida, tetapi ada bebrapa catatan yang harus diperhatikan dalam penggunaannya yaitu
– Bila penggunaan insektisida lebih dari satu merk sebaiknya digunakan bergantian
– Penggunaan takarannya jangan melebihi takaran yang ada pada label
– Gunakan bila ada serangga yang sudah melebihi ambang batas yaitu bila dalam satu daun ditemukan lebih dari 10 kutu, bisa dikatakan serangan sudah menghebat
– Seluruh bagian tanaman harus terkena semprotan
– Selang waktu penyemprotan harus disesuaikan dengan siklus hidup hama tersebut (20 hari)

Selain pemberian insektisida lewat penyemprotan, perlu juga dilakukan leawt penaburan di tanah. Hal ini disebabkan oleh adanya kemungkinan banyak pupa yang berjatuhan di tanah sekitar tanaman, sehingga memerlukan persisida yang ditaburkan di areal tanah.

Untuk pestisida yang saya anjurkan untuk memberantas  hama thrips adalah
– Tetrin ( teta sipementril : 30g/l ) insektisida racun kontak, juga mengendalikan hama Myzus
– Padan (kartap hidroklorida 50%) insektisida sistemik, racun kontak dan lambung. Juga mengendalikan hama Myzus dan Spodoptera
– Voltage (Piraklofos : 559g/l) insektisida racun kontak dan lambung. Insektisida ini juga mengendalikan hama Myzus

Itulah sedikit tentang cara pengendalian hama Thrips (kutu wereng) semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *