Pengendalian Kumbang Gajah, Hama Anggrek

Pengendalian Kumbang Gajah, Hama AnggrekPengendalian Kumbang Gajah, Hama Anggrek

Kumbang Gajah merupakan salah satu hama yang paling sering menyerang Anggrek. Saat paling mudah mengamati kumbang ini adalah setelah pagi dan sore hari yang biasanya akan merayap di permukaan tunas daun muda. Hama ini tampak berada di puncak bulb (umbi) anggrek Dendrobium di masa pertumbuhan vegetatif. Cara menyerang hama ini dengan menggigit atau menguyah pucuk daun.

Setelah dua hari, pucuk yang digigit terlihat mulai menguning dan layu. Jika pucuk telah terbuka, daun yang terbentuk akan terlihat koyak dan banyak kehilangan butir hijau daun.

Umumnya kumbang gajah ini meletakkan telur di pucuk atau di permukaan bulb. Setelah telur menetas, larva akan melubangi dan memakan jaringan di dalam umbi. Akibatnya, aliran air dan hara dari akar ke daun terbutus. Gejala yang tampak adalah daun menguning, gugur dan umbi menjadi gundul.

Larva yang ditinggal di dalam umbi akan berganti kulit beberapa kali dan melanjutkan siklus hidup menjadi pupa (kepompong). Seminggu kemudian pupa ini sudah berubah menjadi kumbang baru. Kumbang baru ini lalu menembus kulit umbi untuk membuat lubang keluar kemudian kawin dan meletakkan telur kembali sebagai lanjutan siklus hidupnya. Selain Anggrek Dendrobium, anggrek yang sering diserang kumbang gajah ini adalah anggrek Cattleya, Arachnis, Phalaenopsis, Renanthera, Vanda, Oncidium, Paphiopedilum, Cymbidium dan Cypripedium.

Berikut ini adalah beberapa cara pengendalian Hama Kumbang Gajah :

  • Ambil dan kumpulkan kumbang atau kepompongnya, lalu bakar
  • Potong bagian tanaman yang terserang hama, lalu bakar habis. Jika sayang untuk memotong dan membakar anggrek yang terserang kumbang gajah, maka cukup toreh bagian lubang yang dibuat oleh kumbang dan bersihkan secara horizontal dengan pisau sampai bersih, tanpa harus memotong seluruh bagian anggrek.
  • Rendamlah bagian tanaman yang masih bisa diselamatkan dengan larutan insektisida. Saya sendiri menyarankan untuk rajin mengganti merek insektisida yang anda gunakan, karena hama kumbang gajah ini terkenal bisa kebal dengan merek insektisida yang sama jika digunakan terus menerus.
  • Jika tingkat serangan sudah meluas, gunakan insektisida sistemik, seperti Azodrin atau Tamaron dengan anjuran sesuai kemasan.
  • Untuk pencegahan, sebaiknya ketika menyemai gunakan media tanam yang telah diberi insektisida sistemik yang berbentuk granula (butiran) seperti Fudaran 3G
  • Perhatikan juga kebersihan lingkungan di sekitar tanaman.
  • Cara lain untuk memusnahkan kumbang gajah, bisa juga dengan langsung mengambil hama tersebut dan belah tubuhnya menjadi dua bagian. Hati hati pada saat mengambil hama kumbang gajah ini karena kumbang gajah akan menjatuhkan diri dengan cepat ke atas media yang menyebabkan kumbang tersebut tersamar hilang dari pandangan dan susah untuk ditemukan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *