Penyakit Bunga Mawar

Bunga MawarPenyakit bunga mawar yang paling sering terjadi adalah penyakit bercak hitam. Penyakit bercak hitam pada tanaman mawar disebabkan oleh patogen yang berupa cendawan spesies Marsonia rosae. Gejala serangan penyakit bercak hitam yang dapat diamati secara visual antara lain pada daun terdapat bercak hitam pekat yang tepinya bergerigi. Lambat laun bercak bercak yang diameterna sekitar 1 cm itu menyatu, sehingga jaringan daun disekitarnya menjadi kuning. Gejala penyakit bunga mawar ini dapat terjadi pula pada bagian tanaman lain seperti tangkai daun, batang, dasar bunga sampai keloppak maupun tajuk bunga. Daun tanaman yang terserang penyakit ini akan berguguran.

Untuk mengatasi penyakit bercak hitam ini dapat dipakai cara non kimiawi yaitu dengan memangkas bagian tanaman yang sakit dan juga selalu menjaga kebersihan (sanitasi) kebun / tanaman di mana mawar ditanam. Penyemprotan menggunakan fungisida yang mengandung Propineb dan Mankozeb juga dapat membunuh jamur yang menjadi penyebab penyakit bercak hitam ini.

Penyakit Penting Bunga Mawar

Selain penyakit bercak hitam ini, penyakit penting yang menyerang tanaman mawar diantaranya adalah :

Karat Daun

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyakit karat daun disebabkan oleh cendawan (jamur) Phragmidium mucronatum.
  • Gejala serangan penyakit mawar ini adalah terdapat bintik bintik yang berwarna jingga kemerah merahan pada sisi bawah daun, sedangkan pada sisi daun atas terdapat bercak bersudut berwarna kemerah merahan. Daun yang terserang akan mudah gugur (rontok).

Pengendalian :

  • Cara non kimiawi dapat dilakukan dengan pemotongan atau pemangkasan daun yang sakit kemudian dimusnahkan.
  • Cara kimiawi dapat dilakukan dengan cara disemprot fungisida berbahan aktif Zineb atau Maneb pada konsentrasi sesuai dosis takar.

Tepung Mildew

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyakit bunga mawar ini disebabkan cendawan Oidium sp.
  • Gejala serangan yang dapat diamati antara lain adalah terdapatnya tepung atau lapisan putih pada permukaan daun sebelah bawah maupun atas. Daun atas bagian tanaman yang terserang penyakit ini akan berubah warna dari hijau menjadi kemerah merahan, lambat laun kekuning kuningan dan akhirya daun cepat rontok (gugur).

Pengendalian :

  • Cara non kimiawi antara lain dengan memetik daun yang terserang untuk dimusnahkan dan menjaga kebersihan kebun (sanitasi).
  • Cara kimiawi, yaitu dengan disemprot fungisida yang mengandung belerang atau bisa juga yang mengandung bahan aktif Pirazofos.

Bengkak Pangkal Batang

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit bengkak pangkal batang adalah bakteri Agrobacterium tumefacien
  • Gejala serangan yang dapat diamati secara visual antara lain terjadinya pembengkakan pada pangkal batang dekat permukaan tanah, sehingga tanaman menjadi kerdil dan kadang kadang akhirnya mati.

Pengendalian :

  • Tanaman yang terserang penyakit ini akan sulit terobati dan jika anda menanam tanaman mawar lebih dari satu maka cabutlah tanaman  yang sakit untuk dimusnahkan. Pencegahan serangan penyakit bunga mawar ini adalah saat anda melakukan pemangkasan tanaman, gunakanlah gunting pangkas yang bersih dan steril.
  • Penyemprotan bakterisida yang berbahan Streptomisin atau Oksitetrasiklin dapat menyembuhkan tanaman yang terserang walaupun tingkat keberhasilannya kecil.

Mosaik 

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit mosaik pada tanaman mawar berbeda dengan yang ada di tembakau sehingga tanaman mawar yang terkena penyakit mosaik tidak dapat menularkannya ke tembakau dan begitu pula sebaliknya. Penyebab penyakit ini pada mawar adalah virus Mosaik Mawar (Rose Mosaic Virus).
  • Gejala serangannya adalah daun menguning dan belang belang serta tulang tulang daunnya seperti jala.

Pengendalian :

  • Pengendalian penyakit yang disebabkan oleh virus dapat dilakukan dengan cara penanaman bbit yang sehat, pemeliharaan tanaman secaara intensif, penyemprotan insektisida untuk pengendalian serangga vektor dan membongkar (eradikasi) tanaman yang sakit untuk dimusnahkan agar tidak menuar kepada tanaman yang lainnya.

Bercak Daun

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit bercak daun daat diakibatkan oleh dua patogen, yaitu cendawan Cercospora rosicola dan Alternaria sp.
  • Gejala serangan penyakit bercak daun yang disebabkan Cercospora adalah terjadinya bercak bercak cokelat pada daun dan tua sedangkan bercak yang disebabkan oleh Alternaria berwarna kehitam hitaman.

Pengendalian :

  • Pengendalian penakit bercak daun secara non kimiawi adalah dengan memotong atau memetik daun yang sakit untuk dimusnahkan. Selain itu kebersihan kebun perlu dijaga, hal ini karena kedua jenis cendawan ini menyukai tempat yang kotor dan lembab.
  • Pengendalian secara kimiawi adalah dengan menyemprot tanaman menggunakan fungisida yang mengandung bahan aktif tembaga (Cu).

Jamur Upas

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit ini adalah cendawan Crticium salmonicolor
  • Gejala serangan penyakit ini adalah terdapatnya lapisan kerak berwarna merah pada batang dan ambat laun batang tersebut akan membusuk serta mati.

Pengendalian

  • Cara non kimiawi antara lain dengan mengelupaskan kulit dan mengerok bagian tanaman yang sakit, kemudian diolesi cat atau ter, bagian batang tanaman mawar yang terinfeksi berat sebaiknya dipotong.
  • Penyemprotan fungisida yang berbahan aktif Tridemorf dapat mencegah serangan penyakit ini.

Busuk Bunga

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit busuk bunga adalah cendawan Botrytis cinerea.
  • Gejaa penyakit bunga mawar ini adalah pada bagian kuntum bunga yang telah membuka akan tampak membusuk berwarna cokelat dan terdapat bintil bintil hitam.

Pengendalian :

  • Pengendalian secara non kimiawi dilakukan dengan membungkus bunga yang mulai mekar dengan kantong kertas mnyak atau plastik dan penanganan pascapanen bunga sebaik mungkin.
  • Secara kimiawi dengan menyemprot fungisida berbahan aktif Benomil.

Penyakit fisiologis

Penyebab dan gejala serangan :

  • Penyebab penyakit fisiologis adalah akibat kekurangan unsur hara (defisiensi), terutama Nitrogen, Fosfor dan Kalium.
  • Gejala kekurangan nitrogen dapat menyebabkan warna daun hijau muda (pucat) kekuning kuningan dan pertumbuhan tanaman menjadi lambat (kerdil). Kekurangan unsur fosfor menyebabkan tanaman menjadi kurus dan kerdil, sedangkan kekurangan unsur kalium menimbulkan gejala daun daun mengering di sepanjang tepi atau pinggirannya.

Pengendalian :

  • Pengendalian penyakit fisiologis ini adalah dengan pemberian pupuk berimbang, terutama unsur N, P, K ataupun disemprot pupuk dau yang kandungan unsur haranya sesuai dengan gejala defisiensi.

Itulah jenis penyakit yang sering menyerang bunga mawar, sebenarnya masih banyak lagi penyakit yang bisa menyerang tetapi kejadian serangannya relatif jarang di banding jenis penyakit diatas.

Related Posts

Add Comment