Penyakit Lele Kulit Mengelupas

penyakit lele kulit mengelupasPenyakit lele kulit mengelupas merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh mikrobia. Kulit lele mengelupas bisa diakibatkan oleh infeksi bakteri, jamur atau justru keduanya.

Mencegah Penyakit Lele Kulit Mengelupas

Ada pepatah kuno yang menyebutkan bahwa mencegah akan lebih baik daripada mengobati. Untuk lele pun demikian, mencegah penyakit akan megurangi resiko kegagalan panen.

Untuk mencegah penyakit lele mengelupas dapat dilakukan beberapa cara, yaitu memberikan pakan yang efisien dan efektif serta menjaga lingkungan hidupnya (sanitasi). Kedua cara ini dapat dilakukan bersamaan atau masing masing sesuai situasi dan kondisi lingkungan hidupnya.

Seperti diketahui bahwa pakan mengandung zat gzi yang sangat dibutuhkan tubuh ikan, seperti protein, karbohidrat dan vitamin. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, zat gizi tersebut dapat menjadikan kondisi tubuh ikan tetap sehat. Untuk itu, sebaiknya dalam kolam harus selalu tersedia pakan yang cukup, baik pakan alami mauun pakan tambahan. Ikan yang selalu sehat akan terhindar dari berbagai penyakit. Biasanya serangan penyakit akan lebih cepat dialami oleh ikan yang kondisi tuuhnya tidak sehat atau lemah.

Kegiatan menjaga lingkungan hidup agar tetap baik adalah dengan sanitasi lingkungan. Lingkungan yang bersih akan tidak mudah menjadi tempat bersarangnya bibit penyakit. Sanitasi dapat dilakukan degan cara penggantian air secara rutin dan mengontrol kondisi perairan budidaya. Air yang sering diganti menyebabkan bibit penyakit yang tadinya bersarang di lingkungan perairan kolam tersebut seara langsung akan terbuang bersama air.

Pemberian probiotik juga efektif untuk mencegah penyakit lele ini. Probiotik tersebut diberikan pada air yang sudah dipupuk 2 hari dengan dosis 1 – 2 ml/m3 air kolam. Setelah itu, probiotik diberikan lagi 5 – 7 hari sekali selama pemeliharaan. Probiotik dapat dibuat dengan mudah. Caranya, siapkan 5 kg ikan rucah atau ikan mati, lalu dicincang hingga halus. Masukkan tumbukan ikan ke dalam jeriken. Tambahkan 5 l air bersih dan 150 ml (3%) cuka ke dalam jeriken, lalu tutup. Biarkan jeriken selama 7 – 10 hari untuk menjadi probiotik. Jika ingin menggunakan probiotik, ambil cairannya.

Penyebab Penyakit Lele Kulit Mengelupas

Seperti yang telah saya kemukakan sebelumnya bahwa penyakit lele kulit mengelupas bisa disebabkan oleh 2 macam penyebab yaitu bakteri dan jamur. Bakteri yang menyebabkan penyakt ini adalah serangan jamur Saprolegnia sp dan Achlya sp sedangkan bakteri yang menyebabkan kulit mengelupas ada lele adalah bakteri Aeromonas hyprophylla.

Jamur dan bakteri tersebut akan masuk ke bagian tubuh ikan yang teruka, baik itu akibat gigitan sesama ikan maupun saat panen dan pengangkutan. Karena penyebabnya sama, tak jarang kedua jenis patogen ini akan menyerang secara bersamaan sehingga memperparah kondisi lele yang terinfeksi.

Pengobatan

Pengobatan penyakit lele kulit mengelupas tergantung dari sebabnya, sehingga kita perlu mengetahui gejala lain dari patogen. Jika penyakit diakibatkan oleh jamur maka pada daerah luka akan terdapat benang benang halus sedangkan jika penyakit diakibatkan bakteri maka tubuh lele akan menjadi lebih gelap dan kulit kesat.

Mengobati ikan lele yang terinfeksi jamur adalah dengan direndam pada Malachyte Green Oxalate 2,5 – 3 ppm selama 30 menit. Perlakuan perendaman ini dilakukan setiap hari hingga ikan sembuh. Sedangkan jika penyakit lele kulit mengelupas disebabkan oleh bakteri, pengobatan dilakukan dengan memberikan antibiotik Terramycine dengan dosis 50 mg /kg ikan, pemberian antibiotik juga dilakukan setiap hari.

Ada juga penelitian yang membuktikan bahwa mencampur pakan dengan viterna yang diberikan 1 kapsul amne dalam 1 botolnya dapat mengobati ikan lele dari serangan bakteri dan jamur. Walau begitu jika serangan sudah parah pemberian viterna ini memiliki tingkat kesembuhan yang rendah.

Related Posts

Add Comment