Peranan Nematoda dalam Kehidupan Manusia

Peranan nematoda dalam kehidupan manusia mayoritas bersifat merugikan. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar nematoda adalah parasit baik pada tumbuhan maupun hewan termasuk manusia, yang meliputi seluruh tingkatan (telur-larva-dewasa muda-dewasa) maupun tipe parasitisme (ektoparasit dan endoparasit).

Bersifat Parasit yang Merugikan

Nematoda merupakan parasit pada hewan kucing, anjing dan hewan ekonomis penting seperti sapi potong dan sapi perah. Nematoda juga parasit pada akar, batang, daun, buah dan bunga, termasuk tanaman ekonomis penting seperti kedelai, kentang, tembakau dan bawang.

Cacing tambang dan cacing kremi merupakan dua kelompok nematoda yang umum dijumpai sebagai parasit pada manusia. Bahaya yang ditimbulkan dengan adany cacing parasit tersebut secara langsung yaitu kompetisi nutrien dengan hospesnya. Sebagai contoh, satu cacing tambang dapat menghisap lebih dari 0,6 ml darah perhari. Dengan demikian, seseorang yang terinfeksi 100 individu cacing tambang akan kehilangan darah kira-kira sebanyak 60 ml per hari. Spesies nematoda lainnya yang sangat membahayakan karena keberadaannya dapat menghambat aliran nutrien yaitu anggota dari cacing Ascaris, cacing ini dapat memblokir usus atau saluran empedu hospes.

Nematoda lainnya, seperti Wuchereria bancrofti dan Onchocerca volvulus menimbulkan penyumbatan pada sistem limpaticum dan menimbulkan pembengkakan di berbagai jaringan tubuh. Infeksi Wuchereria bancrofti menyebabkan penyakit elephantiasis (penyakit kaki gajah) dan infeksi Onchocerca volvulus menyebabkan penyakit Onchocerciasis. Infeksi Trichinella spiralis menyebabkan penyakit trichinosis.

Nematoda yng parasit pada hewan umumnya melakukan migrasi selama perkembangannya di dalam tubuh hospes dari usus-hati-jantung-paru-paru-esofagus (kerongkongan) dan kembali ke usus. Sedangkan, nematoda yang parasit pada tanaman juga dapat menimbulkan kerusakan langsung, antara lain menyebabkan luka seingga tanaman mudah terinfeksi jamur atau bakteri.

Peranan Nematoda Dalam Ekosistem

Sebagian besar nematoda yang hidup bebas adalah karnivora yaitu memakan hewan metazoa yang berukuran lebih kecil. Beberapa spesies adalah fitofagus, yaitu pemakan tumbuhan. Kebanyakan spesies nematoda yang hidup di laut dan perairan air tawar memakan diatom dan alga lainnnya, fungi dan bakteri.

Alga dan fungi merupakan sumber makanan penting bagi spesies terestrial. Sebagian besar nematoda terestrial hidup dalam sel-sel akar tumbuhan. Selain itu, sebagian nematoda yang hidup di laut maupun perairan tawar hidup sebagai pemakan deposit. Deposit tersebut merupakan hasil dekomposisi terhadap tumbuhan dan hewan yang dilakukan oleh bakteri dan fungi. Dengan demikian, nematoda dan sebagian besar kelompok organisme pemakan fungi memegang peranan penting dalam rantai makanan sebagai dekomposer.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *