Persiapan Budidaya Paprika Hidroponik

Persiapan Budidaya Paprika HidroponikPersiapan Budidaya Paprika Hidroponik

Budidaya paprika di tanah cenderung mengundang banyak resiko terutama gangguan dari OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Gangguan OPT membuat petani harus menggunakan pestisida secara berlebihan sehingga residu pestisida dalam buah melewati ambang batas. Padahal, paprika merupakan salah satu komoditas ekspor, artinya semua barang yang diekspor harus sesuai dengan ketentuan atau standar internasional termasuk di dalamnya resido pestisida dalam buah. Untuk pasar dalam negeri pum, paprika termasuk dalam kelompok sayuran eksklusif yang memiliki pasar dengan konsumen tersendiri.

Teknik budidaya hidroponik merupakan alternatif mengatasi masalah ini. Dengan tehnik budidaya hidroponik semuanya bisa terkontrol, termasuk dalam penggunaan bahan kimia. Hidroponik itu sendiri, pada awanya merupakan sistem pembudidayaan tanaman dalam air, yaitu ke dalam air ini di masukkan larutan hara yang dibutuhkan tanaman. Dalam perkembangannya, budidaya secara hidroponik tidak hanya dilakukan dalam air, melainkan juga dilakukan dalam arang sekam atau benda padat lainnya. Sementara itu, hara tanaman diberikan tanaman lewat sistem tetes air.

Berikut apa saja yang harus anda lakukan dalam rangka persiapan budidaya paprika hidroponik

  1. Lokasi Usaha

Bila ada yang ingin melakukan budidaya paprika hidroponik, pilih lokasi yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman paprika. Lokasi tersebut setidaknya harus berada pada ketinggian antara 750-1500 m dpl. Suhu udara harian disekitar lokasi antara 16-25 C, pH media tumbuh 5,5 – 6,5 dan kelembapan udara dalam rumah plastik maksimal 80-90%. Hal yang perlu diperhatikan adalah paprika sangat responsif terhadap faktor suhu, cahaya matahari, pH media tumbuh dan kelembapan udara.

  1. Rumah plastik

Rumah plastik adalah istilah yang saya gunakan, green house yang umumnya diterjemahkan sebagai rumah kaca, nah maksud dari rumah plastik adalah rumah yang serba kaca diganti dengan serba plastik. Jadi mulai dari atap sampai dinding menggunakan plastik. Rumah plastik ini dalam budidaya paprika berfungsi untuk mengelola berbagai tanaman serta mengendalikan suhu, kelembapan, cahaya dan biosfer di dalam rumah plastik agar tidak terpengaruh oleh keadaan di luar rumah plastik.

Rumah plastik hendaknya dibangun di lahan yang bertoprografi datar/merata. Hal ini bertujuan untuk memudahkan perawatan dan agar tanaman dalam rumah plastik bisa mendapatkan sinar matahari secara merata. Sementara itu letak rumah plastik diusahakan serong mengarah ke utara- selatan.

Rumah plastik memakai konstruksi dari mambu, atapnya menggunakan plastik UV yang berfungsi untuk mengatur keluar masuknya cahaya ke dalam rumah plastik. Sementara itu, dindingnya mengandung plastik UV dan kasa polinet. Kasa polinet berfungsi sebagai saringan udara sekaligus mencegah masuknya hama terutama kutu daun.

  1. Sarana Budidaya Paprika

Sarana budidaya paprika seperti benih paprika, arang sekam, pupuk pestisida dan polybag diperoleh dari pemasok dan toko pertanian. Arang sekam yang digunakan sebagai media tumbuh merupakan hasil pembakaran dari sekam/kulit padi. Sementara itu,pupuk yang digunakan, sebagai nutrisi atau hara makanan bisa dibeli secara paket langsung pakai di toko pertanian.

Itulah 3 hal yang harus anda persiapkan jika anda ingin melakukan budidaya paprika, semoga usaha budidaya anda sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *