Protozoa : Ciri Ciri, Klasifikasi dan Perannya

protozoaProtozoa termasuk salah satu makhluk hidup yang tergolong ke domain eukariota yang berukuran kecil karena hanya memiliki satu sel saja, besarnya antara 3 mikron sampai 100 mikron. Protozoa merupakan penghuni tempat berair / tempat basah, bila keadaan jadi kering, akan membuat cysta (kista), kegiatan hidup dilakukan oleh sel itu sendiri. Di dalam selnya sudah lebih lengkap jika dibandingkan dengan sel bakteri, karena sudah ada alat alat untuk melakukan kegiatan hidup. Alat alat itu misalnya : inti (nukleus), butir inti (nukleolus), rongga (vakuola) dan mitokondria.

Ciri Ciri Protozoa

Ciri ciri utama dari protozoa adalah bersel satu, tetapi ada beberapa spesies yang membentuk koloni. Umumnya di dalam satu sel terdapat satu inti, tetapi dari beberaps species secara generatif berkonyugasi karena individu jantan dan betina belum jelas perbedaanya. Karena termasuk ke dalam domain eukariota sifat selnya mirip dengan sel binatang, umumnya sel protozoa berdinding selaput plasma tipis. Bentuk tubuh protozoa ada yang selalu berubah ubah ada juga yang tetap berbentuk lingkaran atau bulat panjang dengan atau tidak dengan suatu flagel atau silia.

Pada zaman purba ada spesies spesies yang mampu menyusun kulit / kerangka luar terbentuk dari kapur  kersik, hal ini dketahui dari fosil fosisl yang terdapat dalam batu batu yang berasal dari zaman kambrium sekitar 600 juta tahun yang lalu. Spesies yang berkerangka kersik lebih dahulu hidupnya bila dibandingkan dengan yang berkerangka kapur. Penemuan fosil fosil ketika pengeboran tanah untuk mencari sumber sumber minyak.

Protozoa hanya dapat hidup di zat zat organik, merupakan konsumen dalam komunitas, mereka memakan bakteri / mikroorganisme lain serta sisa sisa organisme yang telah mati. Di perairan umumnya protozoa yang ada merupakan zooplankton.

Klasifikasi

Dalam sistem klasifikasi yang terbaru, protozoa merupakan sebuah filum dari domain eukariota yang didalamnya terdapat beberapa kelas, yaitu :

  1. Kelas Rhizopoda
  2. Kelas Flagelata
  3. Kelas Ciliata
  4. Kelas Sporozoa

Peran

Dalam dunia budidaya hewan peran protozoa ini lebih banyak merugikannya dibandingkan yang menguntungkan karena banyak spesies dari protozoa yang menjadi parasit hewan ternak sehingga protozoa menjad salah satu momok bagi para pembudidaya.

Sebagai contoh saja dalam budidaya sapi, terdapat 4 protozoa yang cukup ditakuti para peternak yaitu Anaplasma, Babesia , Theileria dan Trypanosoma. Anaplasma merupakan protozoa yang menyerang bagian intraseluler sapi, menyebabkan hewan ternak ini menjadi tidak mau makan, demam dan terlihat lemah dan jika tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan gangguan pernafasan, kotoran mengeluarkan darah serta pembengkakan kelenjar.

Babesia dan Theileria merupakan protozoa yang menyerang sel darah merah hewan ternak sehingga menjadikan hewan tersebut terkena anemia. Sedangkan protozoa Trypanosoma merupakan parasit ekstraseluler yang cukup berbahaya karena dapat menyebabkan kematian terhadap sapi yang terinfeksi parasit ini.

Peran protozoa memang tidak selalu negatif, hal ini dikarenakan ada spesiesnya yang dapat dijadikan sebagai pakan alternatif ikan sehingga dapat menghemat biaya dalam budidaya ikan.

Related Posts

Add Comment