Struktur Tubuh Mollusca dan Fungsinya

Ciri khas struktur tubuh Mollusca adalah adanya mantel. Mantel ini merupakan sarung pembungkus bagian-bagian tubuhnya yang lunak dan melapisi rongga mantel. Organ pernafasan yang dimilikinya merupakan perkembangan dari mantel. Pada Kelas Cephalopoda otot-otot yang ada pada mantel digunakannya untuk bergerak dan bernafas.

Sejarah

Menurut hasil penelitian yang di dasarkan pada fosil-fosil yang ditemukan oleh arkeolog, Mollusca diduga telah ada di dunia ini sejak jaman Cambrian. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya fosil cangkang Bivalvia dan cangkang Gastropoda. Trochophore (larva molluska laut) membuktikan adanya hubungan filum ini dengan Annelida.

Fakta ini mendukung hipotesis penelitian seorang ahli biologi Amerika yang menyatakan bahwa Monoplacophora tubuhnya bersegmen. Pada beberapa jenis Mollusca mempunyai sistem syaraf yang sama seperti sistem syaraf yang dimiliki oleh Planaria. Dengan demikian, kemungkinan Annelida dan Mollusca merupakan evolusi dari Platyhelminthes.

Para ahli biologi telah membuat hipotesis tentang bagaimana bentuk Mollusca primitif. Berdasarkan hipotesis tersebut, diduga struktur tubuh Mollusca primitif tersusun atas :

  1. Bagian dorsal yang melengkung
  2. Tubuhnya simetri bilateral
  3. Memiliki cangkang yang kuat tersusun atas zat kapur
  4. Memiliki otot-otot kaki yang fungsinya untuk berjalan
  5.  Terdapat rongga mantel yang dibentuk oleh integumen yang lunak dan terletak pada bagian dorsal
  6. Saluran pencernaan pada mollusca primitif diduga masih sederhana terbentang dari depan hingga bagian belakang.
  7. Terdapat sepasang insang sebagai organ pernafasan yang bentuknya seperti bulu ayam dan terletak di dekat anus.
  8. Di sekitar kepalanya terdapat sepasang ganglia yang berfungsi sebagai otak, di ganglianya ini terdapat dua batang syaraf yang menuju ke bagian tubuh yang berbeda.

Struktur Tubuh Mollusca

Mollusca adalah hewan lunak dan tidak memiliki ruas (segmen). Tubuhnya billateral simetri dengan 3 lapisan lembaga (triploblastik). Struktur tubuh Mollusca dan fungsinya adalah sebagai berikut :

  1. Bagian terdalamnya dinamai Massa viseral  yang merupakan tempat organ tubuh Mollusca berada.
  2. Mantel, merupakan lapisan yang melindungi massa viseral. Respirasi dan eksrisi dilakukan pada bagian ini.
  3. Anggota filum ini kebanyakan memiliki cangkang yang dihasilkan oleh mantel. Cangkang tersebut berfungsi sebagai rumah (rangka luar) yang terbuat dari zat kapur (kalsium karbonat).
  4. Kaki, merupakan struktur berotot yang fungsi utamanya adalah sebagai organ gerak pada Mollusca. Setiap kelas mempunyai bentuk kaki yang berbeda-beda, serta ada juga yang memiliki fungsi tambahan seperti sebagai penangkap mangsa atau untuk menggali lubang.

Anggota filum mollusca sudah memiliki sistem pencernaan yang semurna terdiri dari mulut yang didalamnya terdapat radula (lidah parut), sampai dengan anus yang terletak di daerah mantelnya. Kelenjar pencernaannya juga telah berkembang dengan baik.

Sistem respirasi yang dimiliki anggota mollusca berbeda-beda tergantung dimana spesies tersebut hidup, ada yang menggunakan insang, paru-paru dan mantel. Ekskresi dilakukan menggunakan sebuah organ yang mirip ginjal. Sistem syaraf terdiri atas 3 pasang ganglion yang dihubungkan oleh syaraf-syaraf longitudinal.

Karakteristik Tiap Kelas Mollusca

Kelas Ampphineura dianggap kelas Mollusca primitif. Kelas Scaphopoda dan Gastropoda mempunyai Radula dan Cangkang. Sedangkan Kelas Pelecypoda mempunyai kaki yang bentuknya seperti kampak, tetapi di dalam struktur tubuhnya tidak terdapat kepala, mata dan tentakel.

Cephalopoda bentuk tubuhnya banyak berbeda dengan kelas lainnya, tetapi beberapa bagian tubuhnya sama dengan Gastropoda. Menurut ahli biologi lulusan UGM, Adi Nugroho, Cephalopoda memiliki tingkat evolusi yang lebih tinggi dibandingkan kelas lain yang ada di dalam filum Mollusca.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *