Syarat Tumbuh Tanaman Bunga Mawar

Gambar bunga mawar yang cantikSyarat tumbuh bunga mawar merupakan kondisi yang dibutuhkan oleh tanaman bunga mawar agar dapat hidup dan tumbuh. Jika keadaan lingkungan tidak sesuai dengan syarat tumbuhnya maka biasanya tanaman akan tumbuh dengan kerdil atau justru tidak tumbuh sama sekali.

Syarat tumbuh bunga mawar secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu keadaan lingkungan dan keadaan tanah, jika anda ingin melakukan penanaman tanaman bunga ini anda harus memperhatikan keduanya.

Keadaan Lingkungan

Tanaman mawar mempunyai daya adaptasi sangat luas terhadap lingkungan tumbuh, karena dapat di tanam di daerah yang beriklim dingin (sub tropis) seperti Belanda dan Amerika maupun di daerah panas (tropis). Di daerah tropis seperti Indonesia, tanaman mawar dapat tumbuh dan produktif berbunga di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) + 1500 meter di atas permukaan laut.

Di daerah sentra produsen bunga potong, mawar di tanam di dataran menengah (medium) sampai dataran tinggi. Misalnya di Bandungan (Jawa Tengah) areal tanaman mawar terdapat di daerah daerah yang mempunyai ketinggian 560 – 800 meter di atas permukaan laut dengan suhu minimum 16 – 18 C dan maksimum 28 – 30 C. Di Cipanas (Jawa Barat) pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dengan suhu minimum 14 – 16 C dan maksimum 24 – 27 C. Sedangkan di Brastagi (Sumatera Utara) ditanam pada daerah yang mempunyai ketinggian 1.400 meter dengan suhu minimum 13,7 – 15,6 C dan maksimum 19,5 – 22,6 C.

Berdasarkan indikator di daerah sentra produsen bunga potong tersebut, maka keadaan iklim yang cocok dan ideal untuk tanaman mawar adalah di dataran menengah mulai ketinggian 500 meter di atas permukaan laut sampai dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Syarat tumbuh bunga mawar lainnya adalah suhu udara relatif sejuk antara 18 – 26 C, kelembapan 70 – 80%, mendapat sinat matahari langsung dan penuh (panjang) atau minimal 6 jam per hati dan curah hujan pada kisaran 1.500 – 3.000 mm/tahun.

Di dataran rendah yang suhu udaranya tinggi (panas), tanaman mawar dapat tumbuh dan berbunga, namun ukuran bunganya menjadi kecil kecil dan warna mahkota bunganya sedikit agak kusam. Sebaliknya, di dataran tinggi lebih dari 1.500 meter di atas permukaan laut, pertumbuhan tanaman mawar akan kurus atau tinggi tinggi dan bunganya kecil kecil akibat kekurangan sinar matahari.

Kebun bunga mawarKeadaan Tanah

Penanaman mawar biasanya langsung pada tanah secara peranen di kebun ataupun di dalam pot. Keadaan tanah yang cocok untuk tanaman mawar adalah jenis tanah liat berpasir (kandungan liatnya antara 20 -30%), subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainase baik dengan derajat keasaman tanah yang ideal antara pH 5,5 – 7,0. Oleh karena itu, tanaman mawar akan cocok ditanam pada jenis tanah Latosol ataupun Andosol, karena kedua jenis tanah ini memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang sesuai dengan syarat tumbuh bunga mawar.

Pada tanah yang pHnya asam (kurang dari 5,0) perlu dilakukan pengapuran berupa kapur Dolomit, Calcit ataupun Zeagro dengan dosis berkisar antara 4-5 ton/hektar. Pemberian kapur pertanian ini bertujuan untuk menaikkan pH tanah mendekati pH netral, menambah unsur unsur Ca dan Mg, memperbaiki kehidupan mikroorganisme dan memperbaiki bintil bintil akar, mengurangi keracunan Fe, Mn, dan Al serta menambah ketersedian unsur P maupun Mo.

Mawar yang ditanam dalam pot memerlukan komposisi media tanam yang serasi, yaitu berupa campuran tanah yang subur, pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) dan pasir atau abu dapur pada perbandingan 1 : 1 : 1. Fungsi abu dapur selain menambah proporsi bahan organik, juga dapat membunuh kuman kuman. Bahkan, sebaiknya media tanam tadi ditambah serasah (humus) untuk mencegah larutnya butir butir tanah oleh air melalui lubang pembuangan di dasar pot dan sekaligus berfungsi sebagai pembentuk tanah dalam media tanam tersebut.

 

Related Posts

Add Comment