Tanaman Aglaonema : Jenis, Perawatan dan Harga

Tanaman Aglaonema Allstar Red

Tanaman Aglaonema atau akrab dengan sebutan sri rejeki ini terdiri dari beragam jenis. Salah satunya yang terkenal adalah Aglaonema commutatum, yang daunnya menyerupai mata tombak berwarna hijau dengan panjang daun sekitar 20 cm dan lebar 5 cm. Jenis aglaonema ini mempunyai beberapa varietas diantaranya A. commutatum maculatum yang berdaun hijau gelap dengan sirip sirip keperakan yang temaram dan A. commutatum treubi, berdaun hijau kebiru biruan.

Selain A. commutatum, ada lagi spesies A. pseudo bracteatum yang berdaun hijau dengan sirip kekuningan, Aglaonema costatum yang bentuk daunnya mirip hati berwarna hijau bersinar dengan bintik bintik putih, ada pula A. crispum yang warna daunnya agak kelabu dengan tepi hijau lunak dan yang tak kalah menarik adalah A. rotundum, yang bernenek moyang dari hutan hutan di sumatera dengan ciri khas daun berwarna merah gelap dengan garis garis merah marun.

Jenis Aglaonema Peraih Emas

Aglaonema Red SumateraAglaonema Red Sumatera

Aglaonema Red Sumatera

Namanya seindah pemiliknya, Pride of Sumatera. Jenis Aglaonema ini merupakan salah satu jenis aglaonema hasil silangan. Nama dagangnya Red Sumatera dan pernah meraih medali emas pada ajang lomba tanaman hias internasional di belanda (Floriade 2002). Sang penyilang adalah Gregori Hambali, yang sejak awal dekade 1980an tekun menyilangkan tanaman Aglaonema rotundum sebagai induk jantan dengan Aglaonema commutatum tricolour sebagai induk betina. Ciri khas Pride of Sumatera antara lain permukaan bawah daunnya berwarna merah semarak dan permukaan atasnya hijau tua mengilap. Bentuk daun memanjang dengan ujung meruncing dan tulang daunnya merah menyala.

Selain Pride of Sumatera, hasil silangan greg yang lain adalah Aglaonema shinta, Aglaonema srikandi, Aglaonema Diana (Mengingatkan kecantikan Lady Diana), Aglaonema Juliet (Terinspirasi romantika romeo dan juliet) dan Aglaonema Widuri. Kini, banyak orang yang mencoba melakukan persilangan sendiri. Karenanya tidak mengherankan jika di pasaran terlihat warna warni tanaman aglaonema dengan harga cukup tinggi.

Perawatan Aglaonema

Agar Aglaonema yang anggun ini tampil menawan, perhatikan syarat hidupnya. Antara lain tempatnya teduh (lebih baik jika diberi naungan), hindari matahari secara langsung, serta tempat tanam memiliki sirkulasi udara yang baik. Terpenting media tanamnya harus porous. Kita bisa memakai humus daun dan pasir dengan perbandingan 3 : 1. Bisa pula campuran semak (4 bagian), cocopeat (1 bagian) dan pasir (1 bagian). Perhatikan sekamnya, pilih sekam yang masih utuh, bukan sekam yang sudah hancur lembut. Media tanam bisa pula berupa campuran sabut kelapa giling halus, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Setelah itu, masukkan media tanam ke dalam pot sampai tiga perempat bagian. Sebelumnya, dasar pot diberi pecahan genting atau bata merah. Tambahkan pupuk slow release, misalnya Dekastar, sebanyak satu sendok teh. Kemudian masukkan bibit aglaonema secara tegak tetap di tengah pot. Tambahkan media tanamnya sampai penuh, kemudian siram dan letakkan di tempat teduh. Yang harus diingat, aglaonema tidak tahan kering. Jadi lakukan Penyiraman setiap hari kecuali jika medianya dicampur serabut kelapa, penyiraman bisa 2 -3 hari sekali.

Pupuk slow release diberikan lagi setiap tiga bulan sekali. Ada baiknya diberi pupuk daun, misalnya Vitablum, setiap 2-3 minggu sekali. Waspadalah terhadap serangan hama penggerek batang. Hama ini bisa meludeskan akar, sehingga tanaman aglaonema harus dibongkar. Bagian yang terserang dibuang dan ulatnya dibunuh. Sebaiknya lakukan penyemprotan pestisida secara rutin sebulan sekali.

Jika ingin merawat daun daun aglaonema tampil kinclong, bersihkan daun daun itu dengan air bersih. Lalu, lap menggunakan cairan susu bubuk atau susu segar. Dijamin daun daun aglaonema indah mengkilap.

Menyilangkan Aglaonema Sendiri

Daya pikat aglaonema memang pada daunnya. Layaklah jika ia sering dipakai sebagai indoor plant (tanaman dalam ruang). Ketika tanaman sudah tua, keluarlah bunga. Dari bunga inilah, kita bisa melakukan persilangan.

Kita bisa kok, mencoba menyilangkan sendiri tanaman aglaonema.Terserah, jenis apa yang hendak disilangkan. Mana yang dijadikan induk betina, mana pula yang jadi induk pejantan, semuanya pun terserah kita. Siapa tahu, dari main main, kita bisa menghasilkan aglaonema yang unik. Yuk, kita coba!

Serbuk sari dan Putik

Amati benar ketika bunga tanaman aglaonema mulai bermekaran, misalnya jenis X. Lihatlah bagian tongkol bunga, apakah terdapat serbuk (mirip bedak) atau tidak. Jika ada, berarti serbuk sari  bisa dijadikan induk pejantan. Perhatikan pula bagian bawah tongkol bunga aglaonema Y yang akan dijadikan indukan betina.

Penyerbukan

Gunakan kuas bersih untuk mengambil serbuk sari, lalu oleskan merata ke putiknya. Setelah itu, tanaman yang sudah diserbuki dikerudung dengan kantok plastik agar aman dan kelembapan terjaga.

Pagi Hari

Sebaiknya penyilangan dilakukan dilakukan pada pagi hari pukul 7.00 – 9.00. Jika terlalu siang, biasanya serbuk sari sudah rontok.

Terbentuk Buah

Penyilangan berhasil jika terbentuk buah. Satu tongkol aglaonema bisa menghasilkan 10 – 30 buah. Sedangkan seludang bunga lainnya biasanya mengering.

Petik Buah

Sekitar enam bulan kemudian, buah hasil penyerbukan bisa dipetik dan diseleksi untuk mendapatkan buah yang siap tanam. Ciri ciri buah yang baik adalah tidak tererang hama dan penyakit, serta berwarna hijau dan siap dipetik setelah berwarna merah. Sementara itu, biji yang siap ditanam berwarna kecoklatan. Sebelum biji ditanam, kulit buahnya harus dikupas.

Harga Tanaman Aglaonema

Tanaman ini harganya sekarang tidak begitu murah, berikut daftar harga tanaman ini berdasarkan survei dari kami

Jenis Aglaonema Ukuran Kecil Ukuran Besar
Lipstik 15 ribu rupiah 150 ribu rupiah
Butterfly 25 ribu rupiah 250 ribu rupiah
Dona Karmen 20 ribu rupiah 200 ribu rupiah
Red Sumatera 100 ribu rupiah 1,5 – 5 juta rupiah
Widuri 90 ribu rupiah Sekitar 1 Juta rupiah
Allstar Red 150 ribu rupiah 2 – 10 Juta rupiah
Legacy 60 ribu rupiah 600 – 1 juta rupiah
Tiara 80 ribu rupiah 1 – 3 juta rupiah

 

Related Posts

Add Comment