Tanaman Binahong : Jenis, Klasifikasi dan Morfologinya

31 views

BinahongTanaman Binahong : Klasifikasi, Morfologi dan Jenisnya – Binahong ( nama latin Anredera cardifolia) merupakan tanaman obat dari famili Basellaceae yang telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa tionghoa, korea dan taiwan. Berdasarkan data empiris pada masyarakat, tanaman binahong digunakan untuk pengobatan herbal dan dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti mengobati nyeri gigi, pembengkakan,, nyeri kepala, panas dalam, asam urat, maag, sariawan, luka atau bekas operasi, diabetes dan menurunkan kolesterol. Sementara masyarakat di Taiwan menggunakan tanaman binahong untuk mengatasi gangguan liver, diabetes melitus, analgesik dan sebagai obat anti inflamasi. Tanaman ini banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias atau obat herba di dalam pot, halaman, pekarangan atau kebun. Pendalaman informasi tentang binahong menjadi penting, terutama mengenai klasifikasi dan morfologi tanaman binahong itu sendiri serta teknik budidaya hingga pengolahan pasca panen.

Daerah Asal dan Penyebaran

Tanaman binahong diduga berasal dari kawasan Afrika Timur dan Madagaskar, kemudian menyebar ke berbagai kawasan tropis. Sebagian literatur menyebutkan tanaman ini berasal dari Korea. Konon pada saat perang Vietnam beberapa dekade lalu, para tentara Amerika terheran heran karena tentara Vietkong yang sebelumnya terluka parah, ternyata kembali terlihat segar bugar dalam pertempuran berikutnya. Setelah ditelusuri, ternyata obat mujarab tentara Vietkong untuk menyembuhkan luka luar dan dalam akibat tembakan atau goresan senjata tajam adalah binahong. Pemanfaatan daun binahong untuk mengatasi luka mengingatkan kisah perang Vietnam (1950 – 1975). Selama seperempat abad tentara Vietnam bergerilya. Daun binahong digunakan untuk mengobati uka luar akibat goresan senjata tajam ataupun tembakan. Caranya, daun binahong dikunyah kemudian dibalurkan di atas bagian yang luka. Dalam waktu singkat, luka kembali pulih sehingga tentara dapat kembali ke medan perang.

daun binahongKlasifikasi Binahong

Nama umum binahong disebut binahong (Indonesia), heartleaf madeiravine, madeira vine (inggris), teng san chi (tiongkong). Di Indonesia, binahong memiliki nama daerah di antaranya gondola (sunda dan bali), lembayung (minangkabau), uci uci (jawa), kandula (madura) dan tatabuwe (Sulawesi Utara). Sedangkan nama latin binahong adalah Anrendera cordifolia.

Berdasarkan taksonomi tanaman, binahong dapat diklasifikasikan ke dalam sistematika sebagai berikut :

Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Sub Kingdom : Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophuta (tumbuhan yang menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophhyta (tumbuhan yang berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua, dikotil)
Sub Kelas :Hamamelidae
Ordo : Caryophyllales
Famili : Basellaceae
Genus : Anredera
Spesies : Anredera cordifolia

Morfologi

Secara umum morfologi tanaman binahong menunjukkan penampilan visual sebagai berikut :

  1. Tumbuhan menjalar, berumur panjang (perenial) dan panjangnya dapat mencapai sekitar 5 meter.
  2. Batangnya lunak, silindris, saling membelit, berwarna merah, permukaan halus, kadang membentuk semacam umbi yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar.
  3. Daunnya dengan ciri ciri tunggal, bertangkai sangat pendek (subsessile), tersusun berseling, berwarna hijau, bentuk jantung (cordata), panjang 5-10 cm, lebar 3-7 cm, helaian daun tipis lemas, ujung runcing, pangkal berlekuk (emerginatus), tepi rata, permukaan licin dan bisa dimakan.
  4. Berbunga majemuk berbentuk tandan, bertangkai panjang, muncul di ketiak daun, mahkota berwarna krem keputih putihan berjumlah lima helai tidak berlekatan, panjang helai mahkota 0,5 – 1 cm, berbau harum.
  5. Akarnya menghasilkan rimpang yang berdaging lunak.

Jenis Tanaman Binahong

Dikenal dua jenis binahong yaitu binahong berbatang hijau atau disebut binahong hijau dan binahong berbatang merah atau binahong merah. Binahong hjau memiliki batang dan daun berwarna hijau sedangkan binahong merah ditandai dengan daun daunnya yang lebih lebar dan batangnya besar berwarna merah.

Syarat Tumbuh

Habitat alami tanaman binahong tumbuh sebagai gulma di hutan, di tepi saluran air dan daerah tepi sungai, tempat pembuangan sampah, kebun, taman, di antara tanaman perkebunan dan pinggir jalan yang beriklim basah, daerah tropis dan subtropis. Berdasarkan kondisi agroekologi di habitat alami, tanaman binahong membutuhkan syarat tumbuh sebagai berikut :

  1. Cocok dengan iklim tropis di Indonesia, baik di dataran rendah, dataran menengah, maupun di dataran tinggi.
  2. Tipe iklim A, B dan C menurut Schmid dan Ferguson, suhu udara berkisar antara 20 – 32C dengan curah hujan antara 2.000 – 3.000 mm/tahun dan cukup mendapat sinar matahari. Tanaman ini tumbuh dapat beradaptasi dengan baik pada kondisi setengah teduh atau teduh.
  3. Tanaman binahong tumbuh optimal pada tanah yang humusnya tebal, berpasir ringan sampai tanah liat sedang, terutama tanah andosol dan latosol dengan drainase yang baik. Meskipun tanaman binahong toleran terhadap kekeringan tetapi tidak dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang becek atau mudah menggenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *