Turbellaria : Ciri Ciri dan Sistem Organnya

34 views

turbellariaTurbellaria merupakan salah satu kelas dari filum Platyhelmintes dan biasa disebut sebagai cacing rambut getar. Biasanya hewan ini hidup bebas di perairan air tawar yang jernih dan tidak mengalir dan berlindung di tempat tempat yang teduh (di balik batu batuan atau dibawah daun yang jatuh).

Beberapa ciri ciri turbellaria ialah sebagai berikut :

  • Tubuh pipih dorsoventral, bagian kepala berbentuk segitiga dengan tonjolan seperti dua keping yang terletak di sisi lateral yang disebut aurikel, bagian ekor meruncing.
  • Panjang tubuh sekitar 5 – 25 mm, bagian tubuh sebelah dorsal warnanya lebih gelap daripada warna tubuh sebelah ventral.
  • Di tengah tengah bagian dorsal kepalanya terdapat bintik mata (berfungsi untuk membedakan gelap dan terang).
  • Dekat pertengahan tubuh bagian ventral agak ke arah ekor terdapat lubang mulut. Lubang mulut ini berhubungan dengan kerongkongan yang dindingnya dilengkapi dengan otot daging sirkular dan longitudinal.
  • Kerongongkongan dapat ditarik dan dijulurkan. Dalam possi menjulur kerongkongan tersebut mirip belalai (proboscis).
  • Disepanjang pinggiran tubuh bagian ventralnya terdapat zona adesif yang menghasilkan lendir liat. Lendir ini berfungsi untuk melekatkan diri ke permukaan yang ditempelinya.
  • Dipermukaan ventral turbellaria ditutupi oleh rambut rambut getar halus yang berfungsi dalam pergerakan. Rambut halus ini merupakan ciri utama turbellaria sehingga ia dijuluki sebagai cacing rambut getar.

Untuk lebih memahami ciri ciri turbellaria mari kita membahas tentang sistem organ yang dimiliki hewan satu ini.

Sistem Pencernaan Makanan

Saluran pencernaan makanan terdiri atas mulut, faring, esofagus dan usus halus (intestin). Lubang mulut dilanjutkan oleh kantung yang bentuknya silindris memanjang dan disebut rongga mukut (Rongga faringeal). Esofargus merupakan persambungan dari faring yang langsung bermuara ke dalam usus. Ususnya ini bercabang 3, satu menuju ke arah anterior, sedangkan yang kedua lagi secara berjajar sebelah menyebelah menuju ke arah posterior. Masing masing cabang bercabang lagi ke arah lateral. Percabangan ke arah lateran disebut divertikulata.

Turbellaria sebagian besar bersifat carnivora, ia memiliki kemoreseptor (terletak di kiri kanan bagian anterior), sehingga memungkinkan cacing ini bereaksi terhadap zat makannya yang berupa rangsangan zat protein. Jika mangsa telah tersentuh, ujung anterior membelok dengan cepat ke arah mangsa dan kemudian melingkarinya. Dengan lendir yang dieksresikan oleh kelenjar mukosa dan “rhabdites” mangsa dapat diikat erat. Kemudian faring ditonjolkan ke luar untuk mengambil mangsa dan segera ditarik kembali ke dalam rongga mulut bersama sama mangsa tersebut.

Makanan dicerna secara ekstrasel, kemudian sel sel pada epitel usus akan membentuk pseudopodia yang digunakan untuk mencerna mangsanya di dalam vakuola makanan (pencernaan intrasel). Sari sari makanan diabsorbsi dan secara difusi masuk ke seluruh jaringan tubuh. Sisa sisa makanan yang tidak dicerna dikeluarkan kembali ke usus.

Salah satu hal yang unik dari kelas ini adalah bilamana persediaan makanan sudah habis, ia akan memakan tubuhnya sendiri. Pertama ia akan mengorbankan organ reprodukstif, kemudian sel sel parenkim, otot dan seterusnya hinggga tubuhnya berukuran kecil. Ketika Turbellaria telah mendapatkan makanan, ia akan meregenerasi sel sel yang rusak.

Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi dari turbellaria terdiri atas dua saluran longitudinal yang berbentuk seperti jala dan bercabang ke seluruh bagian tubuh dan berakhir di sel api (protonephridia). Sel api merupakan sebuah organ yang berlubang dan mengandung silia dan fungsinya untuk mendorong air dan sisa metabolisme masuk ke dalam saluran ekskresi. Pada permukaan dorsal saluran induk mempunyai lubang ekskresi. Selain melalui saluran ekskresi pengeluaran sisa metabolisme berlangsungĀ  juga melalui lapisan gastrodermis.

Sistem Respirasi

Turbellaria belum mempunyai orga respirasi. Pertukaran gas berlangsung secara difusi melalui seluruh permukaan tubuhnya.

Sistem Syaraf

Sistem syarafnya terdiri dari ganglion serebral, terletak di bagian kepala dan berfungsi sebagai otak. Dari ganglion selebral ini keluarlah cabang cabang urat syaraf menuju ke arah lateral, anterior dan posterior. Cabang urat syaraf anterior mengarah ke bagian bintik mata, cabang urat syaraf lateral mengarah ke alat indera kemoreseptor dan cabang urat syaraf posterior membentang di bagian ventral tubuh yang disebut tali syaraf.

Itulah sedikit mengenai ciri ciri turbellaria dan sistem organnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *