Ulat Daun : Klasifikasi, Nama Latin dan Pembasmi

86 views

ulat daunUlat daun merupakan salah satu hama yang sering dijumpai pada tanaman tembakau. Nama latin ulat daun adalah Spodoptera litura. Serangga ini merupakan hama yang cukup merepotkan karena sering menyebabkan gagal panen.

Klasifikasi Ulat Daun

Kedudukan serangga ini dalam taksonomi hewan menurut Adi Nugroho adalah sebagai berikut

Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Lepidoptera
Famili : Noctuidae
Genus : Spodoptera
Species : Spodoptera litura

Morfologi

Badan ulat ini berbintik bintik hitam sehingga badannya tampak berwarna hitam. Namun, apabila diamati secara teliti bagian sisi badan terdapat garis garis berwarna kekuning kuningan dan sisi perut berwarna agak kecokelatan. Panjang ulat dewasa sekitar 5 cm. Ulat daun umumnya menyerang tanaman tembakau pada malam hari, sedangkan pada siang hari ulat ini berada di dalam tanah.

hama ulat pada daunSiklus Hidup

Siklus hidup ulat ini berlangsung selama 20 hari, kemudian menjadi kepompong (pupa) dan akhirnya menjadi kupu kupu. Kupu kupu ulat daun berwarna abu abu gelap. Kupu kupu betina dapat menghasikan telur sampai 2.000 butir atau lebih. Telus biasanya diletakkan secara berkelompok di permukaan tanah. Setiap kelompok telur berjumlah sekitar 350  butir. Telur telur ini akan menetas setelah 3 – 5 hari kemudian.

Gejala Serangan

Ulat daun memakan daun tembakau secara bersama sama sehingga daun dalam satu tanaman habis. Kemudian, ulat tersebut secara bersama sama pindah ke tanaman lain dan memakan daun tanaman tersebut sampai habis. Apabila serangan ulat ini tidak segera diatasi dapat merusak seluruh areal pertanaman tembakau. Hama ulat ini dapat menyerang tanaman yang masih muda di persemaian maupun tanaman yang sudah dipindahkan ke kebun.

Gejala serangan ulat daun adalah timbulnya lubang ubang tidak beraturan dan warna putih pada berkas luka gigitan. Serangan yang parah dapat menyebabkan daun dan tembakau tinggal tulang tulang atau urat uratnya saja. Akibat serangan ulat daun ini adalah kualitas daun menjadi rendah, bahkan pada jenis tembakau tertentu seperti cerutu, daunnya menjadi tidak bernilai.

Pembasmi Ulat Daun

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah dan membasmi hama ini, yaitu dengan cara cara sebagai berikut :

  1. Memangkas daun yang menjadi sarang telur dan ulat, kemudian dibakar.
  2. Pengenangan air sesaat ada pagi hari atau sore hari untuk membunuh ulat karena ada siang hari ulat berada di dalam tanah.
  3. Membersihkan sisa sisa tanaman yang menjadi persembunyian kupu kupu dan ulat di sekitar kebun, kemudian dibakar.
  4. Menyebarkan musuh alami, misalnya Bacills thuringensis dan Borrelinavirus litura. Penyebaran musuh alami selain efektif membasmi hama ini juga tidak merusak lingkungan.
  5. Penyemprotan insektisida, misalnya Lirocide 650 EC, Thiodan 35 EC, Dicarban 855, Bayrasil 250 EC, Sevin 5D, Tamaron 200 LC, lannate 25 WP, Furadan 3 G, Monitor 200 LC atau Orthene 75 SP. Penggunaan insektisida ini sebaiknya dilakukan sebagai langkah terakhir untuk membasmi ulat daun karena dapat membahayakan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *